Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2011

Ada 600 Kitab Hikayat Aceh Hilang

Gambar
Penulis dan kolomnis Nab Bahany AS mempertanyakan keberadaan 600 kitab hikayat Aceh yang pernah dibawa oleh sejarawan Indonesia Prof Dr Husein Jayadiningrat dari Aceh ke Jakarta pada tahun 1960-an. Padahal 600 kitab hikayat itu penting untuk dikembalikan ke Aceh, karena menyangkut keberadaan sejarah Aceh.

“Setelah Profesor Husein meninggal dunia, kabarnya keberadaan hikayat-hikayat itu ada pada sejarawan Muhammad Yamin di Jakarta pada tahun 90-an,” kata Nab Bahany pada The Aceh Post di Lampineung, Banda Aceh, Kamis (28/7).

Nab Bahany mengaku, secara pribadi dia juga pernah menelusuri keberadaan hikayat-hikayat itu, dan pernah menanyakannya ke perpustakaan HB Yasin di Jakarta, namun naskah hikayat tersebut tidak ada.

“Setelah itu, saya langsung menanyakan pada mantan Direktur Pusat Dokumentasi Aceh Bapak Adnan Hanafiah, beliau juga rupanya lagi mencari informasi yang sama,” jelas Nab Bahany.

Menurut Nabani, Adnan Hanafiah pernah mengunjungi rumah HB Jasin. Di rumah itu beliau melihat …

Muhammad Nazar : Malaysia Beli 5000 Manuskrip Aceh Secara Ilegal

5000 manuskrip Aceh dibeli secara diam-diam oleh Malaysia dan sekarang Malaysia sudah membuat pusat manuskrip terbesar di Asia. Koleksinya mayoritas berasal dari Aceh, karena pada abad 15-19 Malaysia sendiri dikendalikan oleh Aceh.

Demikian dikatakan wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar, disela-sela melaporkan kepada rombongan Komisi X DPR RI tentang perkembangan Aceh dibidang pendidikan, pariwisata, budaya, dan olahraga di Gedung Serba Guna kantor gubernur Aceh, Selasa (26/7).

“Saya memberi masukan ke DPR RI dan pemerintah pusat bahwa kita banyak kecolongan dibidang kebudayaan. Kita di Aceh dibidang kebudayaan dulu merupakan kerajaan terbesar dengan intelektualitas tulis menulis. 5000 manuskrip Aceh dibeli secara ilegal oleh Malaysia, jadi Malaysia sekarang membuat pusat manuskrip terbesar di Asia. Koleksinya banyak karya dari Aceh,”ungkap Nazar.

Di satu pihak Malaysia membeli secara mahal manuskrib-manuskrib itu, sementara pemerintah sendiri kurang membelinya. Biasanya orang Indonesia …

Meugang Warga Aceh di Denmark Sembelih Kambing

Gambar
Ratusan warga Aceh yang menetap di Denmark tetap merayakan hari meugang dalam meyambut bulan suci Ramadhan 1432 H.Warga Aceh disana menyembelih kambing dan ada juga yang membeli daging siap di gulai. Untuk Sabtu (30/7) sebagian warga memfaatkan hari libur berkunjung ke destinasi-destinasi wisata bersama keluarga dan teman-teman.

Warga Aceh sedang memilih kambing di lokasi pemeliharaan kambing, Sabtu (30/7). Kambing tersebut kemudian disembelih sebagai ujud merayakan hari meugang di Denmark. Foto (ist)

Menurut Tarmizi Age, pria kelahiran Alue Sijuek (Blang Geulanggang) Peucoek Alu Rheng, Peudada, Kabupaten Bireuen yang sudah 25 tahun menetap di sana, warga Aceh di Denmark membeli kambing di lokasi-lokasi pemeliharaan kambing, kemudian menyembelihnya.Ada juga yang melakukannya secara pribadi ada juga melakukan secara bersama-sama.

"semangat keacehan masih nampak sangat kental dalam kehidupan masyarakat Aceh di denmark, namun untuk hari ini, sabtu ramai juga yang memanfaat kan sebagai …

Mau Tiket Gartis ke Jepang | bandatourism

TOKYO,  Jepang akan menawarkan kepada 10.000 orang wisatawan asing terbang gratis ke negara itu pada tahun depan. Hal ini dilakukan untuk menggairahkan kembali industri wisata di negara itu yang menukik tajam pascabencana gempa dan bocoran nuklir. Demikian dilaporkan AFP, Senin (10/10). 
Biro Wisata Jepang berencana akan memasukan pertanyaan dalam aplikasi online yang menyatakan, apakah Anda bersedia mendapat penerbangan gratis untuk mengunjungi negara itu? Demikian dikutip media Jepang, Yomiuri Shimbun. 


Kemudian agensi ini akan memilih para pengisi yang sukses mendapatkan penerbangan gratis, dan meminta mereka menuliskan laporan mengenai kunjungan mereka. Tulisannya akan dipublikasikan di internet. 


Otoritas wisata Jepang berharap hal-hal positif dalam laporan para wisatawan mengenai pengalaman mereka di negara itu akan membantu menurunkan tingkat kekhawatiran masyarakat internasional mengenai kunjungan ke negeri matahari terbit tersebut. 


Program ini tetap akan menuntut wisatawan untuk…

Rekam Jejak Heroik Cagee : Mantan Panglima Penyandang Empat Jabatan

Gambar
Bergabung dengan GAM

Tahun 1998, seiring dengan reformasi yang digulirkan di Indonesia, Amiruddin pun telah memasuki babak baru kehidupannya. Dia mencatatkan diri sebagai anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Tahun itu merupakan tahun yang penuh dengan catatan penting sejarah, selain reformasi yang diperjuangkan oleh mahasiswa mencapai klimaks, di Aceh sendiri pada 7 Juli Panglima ABRI Jenderal Wiranto mencabut status Aceh sebagai Daerah Operasi Militer (DOM) setelah 10 tahun diterapkan.

Amiruddin alias Saiful alias Cage merupakan salah seorang pelaku sekaligus saksi sejarah pergolakan Aceh melawan dominasi Jakarta. banyak kisah yang telah ditorehkan oleh lelaki kelahiran 42 tahun yang lalu di Gampong Pulo Panyang dusun Cot Kala Peusangan Selatan. Lalu bagaimanakah lika-liku kehidupannya sampai ajal menjemput? The Globe Journal mencatat kembali beberapa nukilan kisah yang dituturkan oleh Yusnaidi alias Mirik pada hari Senin (25/7), orang kepercayaan almarhum sampai ajal menjemput.

Awal per…

Tujuh Hari Cagee, KPA Sembelih Enam Kerbau

Kalangan orang dekat dengan alrmarhum Cage mengharapkan polisi bisa mengusut tuntas dan menangkap pelaku pembunuh sang mantan panglima. Diharapkan kasus kematian Saiful tidak mengendap dikepolisian dan kemudian hilang tanpa jejak. Harapan ini disampaikan oleh Yusnaidi alis Mirik, yang disampaikan kepada The Globe Journal, Jumat (29/7) sekitar pukul 18: 02 WIB

Mirik meminta aparat jajaran kepolisian untuk serius mengungkap kasus pembunuhan yang kental aroma politik itu. Selain itu, Mirik juga membantah kalau cage dibunuh karena motif lain, dia merasakan tragedi itu erat sekali kaitannya dengan sepak terjang Cage di dunia politik

"Kami baik pihak keluarga maupun rekan almarhum meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Kami menduga bahwa pembunuhan abang erat kaitannya dengan politik," Kata Mirik.

Mirik juga mengatakan, peringatan tujuh hari meninggalnya Amiruddin Husen alias Saiful Cage mendapatkan sumbangan 6 ekor lembu dari rekan-rekannya di jajaran KPA. Se…

Akomodasi di Sumbawa | bandatourism.blogspot.com

Dian Hotel
Hasanudin Street 69,
Sumbawa Besar
Phone: (0371) 21708


Garoto Losmen
Batu Pasar Street 48,
Sumbawa Besar
Phone: (0371) 22062


Harapan Losmen
Dr. Cipto Street 7,
Sumbawa Besar
Phone: (0371) 21629


Indra Losmen
Diponegoro Street 40A, Sumbawa Besar
Phone: (0371) 21629Amanwana Resort
Moyo Island, Sumbawa
Phone: (0371) 22233


Anda Losmen
Pahlawan Street 14, Sumbawa
Phone: (0372) 91169


Azhar Losmen
Pasar Baru Taiwang, Sumbawa
Phone: (0372) 81079


Baru Losmen
Dr. Wahidin Street 45,
Sumbawa Besar
Phone: (0371) 21533Dewi Hotel
Hasanudin Street 60, Sumbawa
Phone: (0371) 21170



Saudara Losmen
Hasanudin Street 50,
Sumbawa Besar
Phone: (0371) 21528


Kencana Beach Cottages
Raya Tono Street km. 11, Badas, Sumbawa Besar
Phone: (0371) 22555


Mekar Sari Losmen
Hasanudin Street, Mekarsari 10, Sumbawa
Phone: (0371) 21351

Akomodasi di Dompu | bandatourism

Aty Losmen
Soekarno Hatta Street, Dompu
Phone: (0373) 21360


Kota Baru Wisma
Sonokling Street 8, Dompu
Phone: (0373) 21032Praja Wisma
Soekarno Hatta Street 26, Dompu
Phone: (0373) 21699Samada Wisma
Gajah Mada Street 18, Dompu
Phone: (0373) 21417


Manuru Kupang Wisma
Manurubata Street 1, Dompu
Phone: (0373) 21387

Dicurigai Komplotan Penembak Cagee, Warga Paya Bakong Diamankan

Gambar
Seorang warga asal Paya Bakong, Aceh Utara, diamankan polisi karena dicurigai bagian dari komplotan penembak Saiful Husen alias Pon Cagee. Namun, sejauh ini polisi belum menemui titik terang terkait insiden yang menewaskan mantan Ketua KPA Wilayah Bate Iliek itu.

Informasi yang diperoleh Harian Aceh, warga Gampong Tanjong Beuridi, Kecamatan Peusangan Selatan, pada Senin (25/7) malam sekitar pukul 23.00 WIB, menangkap seorang lelaki mencurigakan. Lelaki yang diketahui warga Paya Bakong, Aceh Utara, ditangkap masyarakat setelah melompat dari sebuah mobil Kijang Kapsul. Setelah ditangkap, orang yang dicurigai itu langsung diserahkan ke pihak keamanan terdekat.

“Memang ada orang yang ditangkap warga dan telah diamamkan karena dicurigai. Tapi sejauh ini belum ada laporan secara resmi dari lapangan,” kata Kapolres Bireuen AKBP HR Dadik Junaedi SH kepada Harian Aceh usai menghadiri lepas sambut Dandim Bireuen, Rabu (27/8) malam.

Menurut Dadik, sejauh ini pihaknya masih mengumpulkan sejumlah ba…

Pengakuan Istri Cagee Sesaat Sebelum Penembakan Pon Cagee

"Abang Sempat Telpon Saya"

Kabut tebal terus menyelimuti kasus almarhum Saiful alias Cage (42), yang tewas ditembak OTK. Polisi pun seakan tak berdaya, untuk menyibak tabir gelap tersebut. Sementara istri korban menyatakan, Eks Ketua KPA Batee Iliek itu sempat menelpon dirinya, sebelum peristiwa berlangsung. Apa gerangan?

Saat ditemui Metro Aceh di kediamannya, Selasa (26/7) siang di Desa Lueng Danun, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Nurmasyitah (35) mengaku masih diliputi kesedihan teramat dalam. Apalagi istri mendiang Cage ini harus mengurus anak-anaknya seorang diri, tanpa kehadiran suami tercinta di sisinya. Ia berharap agar pembantai orang yang dicintai keluarga, harus segera ditangkap dan dihukum berat.

"Supaya tidak terus-menerus jadi tanda tanya kami. Keluarga mengharapkan polisi dapat mengusut tuntas. Apabila pelakunya sudah ditemukan, kami juga berharap dapat diproses sesuai hukum,” ungkap Nurmasyitah didampinggi Nurjannah (50) orang tuanya dan Muhajir (27) ber…

Irwandi Setuju Penataan Ulang Regulasi Pemilukada

Tim dari Departemen Dalam Negeri (Depdagri) menyampaikan hasil diskusi yang telah dilakukannya dengan berbagai pihak tentang penataan kemabali regulasi Pemilukada. Ternyata Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, setuju untuk ditata ulang regulasi tahapan Pemilukada Aceh.

Demikian disampaikan Tim Depdagri, Djohermansyah Djohar, usai rapat tertutup dengan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, di kantor Gubernur Aceh, Rabu (27/7).

“Beliau (Irwandi) setuju penataan regulasi, Muspida juga setuju. apa-apa regulasi yang belum sinkron dan yang tidak harmonis, kita serasikan kembali,”kata Djohermansyah.

Setelah bertemu dengan Gubernur Aceh, pihak Depdagri akan menemui lagi DPR Aceh dan partai politik untuk membicarakan apakah ada pendataan lain yang perlu ditambahkan. Kalau memang nantinya setelah diskusi semua pihak sudah cocok, baru pihaknya menyusun suatu kesepakatan. Kemudian akan membahas lagi poin-poin dari qanun yang telah di buat beberapa waktu lalu oleh DPR Aceh.

“Seperti kemarin misalnya qanun tidak ada…

Kapolda Aceh : Penembakan Pon Cagee tak Terkait Politik

Kepala Kepolisian Daerah Aceh Inspektur Jenderal Iskandar Hasan menyebutkan penembakan Saiful Husein alias Cagee di Matang Geulumpang Dua beberapa waktu lalu, tidak terkait dengan kasus politik menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah.

“Tidak ada kaitan dengan politik. Kami belum melihat ke situ (politik),” kata Iskandar Hasan usai rapat bersama Gubernur dan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Djohermansyah Djohan di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (27/7).

Menurut Iskandar Hasan, berdasarkan pemeriksaan di lokasi kejadian, penembakan Saiful Cagee diduga dilakukan kelompok kriminal. “Ada informasi juga pelaku terkait dengan kelompok narkoba. Ada kaitan seperti itu,” ujar Kapolda.

Namun, ia belum bisa memastikan motif penembakan itu. “Kita belum tahu persis, apakah ada background dengan narkoba atau persaingan bisnis. Kita masih mendalami,” lanjut Iskandar Hasan.

Saiful Cagee tewas ditembak orang yang belum diketahui identitasnya di depan warung Gurkha di Matang Geuleu…

HMI Tolak Pencalonan Muhammad Nazar Sebagai Gubernur Aceh

Gambar
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Nusantara mendatangi Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat di Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu, berunjukrasa menolak rencana pencalonan M Nazar sebagai kandidat dalam Pilgub Aceh periode 2011-2016.

Koordinator Aksi Sulaiman mengatakan, kedatangannya dimaksudkan menolak rencana pencalonan M Nazar sebagai bakal calon gubernur Aceh yang diusung Partai Demokrat itu karena ia diduga terlibat korupsi selama periode jabatannya sebagai wakil Gubernur Aceh periode 2006-2011.

Berdasarkan catatan HMI, diduga kandidat itu terlibat dalam kasus korupsi dengan kerugian negara sekitar Rp1,3 miliar - Rp220 miliar, kata Sulaiman.

Pada kesempatan itu, Sulaiman juga menyayangkan ketika mahasiswa hendak melakukan shalat mayat, mendapat larangan dari perwakilan Demokrat.

Menanggapi aksi protes HMI itu, Kepala Rumah Tangga Sekretariat DPP Partai Demokrat (PD) Agung Budiarto menyatakan, partainya masih melakukan pembahasan di in…

Buru Penembak Pon Cagee, Polda Aceh-Poldasu Berkoordinasi

Polda Aceh berkoordinasi dengan Polda Sumatera Utara (Poldasu) dalam memburu komplotan penembak mantan Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Batee Iliek Saiful Husen alias Pon Cagee.

Kapolda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan mengatakan berdasarkan hasil olah TKP, penembak Cagee diperkirakan berjumlah dua atau tiga orang. Mereka lari ke arah timur yang bisa saja ke luar Aceh atau ke Medan, Sumut. “Jadi kami sudah berkoordinasi dengan pihak Poldasu untuk menangkapnya. Ini dikuatkan lagi dengan informasi bahwa pelaku menggunakan mobil bernomor polisi BK (plat Sumut),” kata Iskandar.

Namun, kata dia, sejauh ini polisi belum tahu pasti apakah plat mobil tersebut palsu atau asli. Untuk mengungkapkan hal itu, polisi masih terus menggali informasi di lapangan, termasuk terus-terusan berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di luar Aceh.

Sementara pihak Mapolres Bireuen telah memintai keterangan beberapa saksi. Dari keterangan orang-orang di sekitar lokasi kejadian itu, polisi mencoba membuat sket…

Selesaian Polemik Pemilukada Aceh, Pusat Tawarkan Jalan Tengah

Gambar
Pemerintah Pusat menawarkan jalan tengah untuk menyelesaikan polemik seputar pelaksanaan Pemilukada Aceh 2011. Di antaranya, wacana jeda Pemilukada tapi tidak menggugurkan tahapan yang sudah berjalan.

Dirjen Otonomi Khusus Kementerian Dalam Negeri, Djohermansyah Djohan didampingi Ketua Desk Aceh Menkopolhukam, Mayjen (Pur) Amiruddin Usman menggelar konferensi pers di salah satu warung kopi di Banda Aceh, Selasa (26/7).(Harian Aceh/Junaidi Hanafiah)

Tim yang diutus Pemerintah Pusat ke Aceh itu berasal dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam). Tim tersebut diketuai Dirjen Otda Kemendagri Prof Dr Djohermansyah Djohan dan beranggotakan Safrijal dari Kemendagri, Mayjen (purn) Amiruddin Usman dari Kemenko Polhukam Desk Aceh, dan Brigen TNI Sumardi (Asisten I Deputi Bidang Otsus Kemenko Polhukam). Sepanjang Selasa (26/7), mereka melakukan serangkaian pertemuan di Banda Aceh.

Pertemuan pertama dilakukan dengan pi…

Anggaran Melimpah, Pendidikan Aceh Terendah di Indonesia

Banyaknya anggaran digelontorkan pemerintah untuk bidang pendidikan belum mampu mengangkat kualitas pendidikan di Aceh. Pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011 misalnya, siswa Aceh menduduki peringkat terendah di Indonesia.

“Saya terkejut mendengarkan prestasi siswa Aceh di SNMPTN terendah di Indonesia,” kata Dr. Hetifah, anggota Komisi X DPR-RI asal Aceh di Banda Aceh, Selasa (26/7).

Menurutnya, prestasi yang dicapai siswa Aceh sekarang menjadi bahan evaluasi bagi semua elemen yang terlibat dalam dunia pendidikan di Aceh. Tolak ukur itu dinilai penting dalam membangun arah pendidikan lebih baik di masa mendatang, termasuk kelemahan selama ini.

Hetifah dan sejumlah anggota Komisi X DPR melakukan kunjungan kerja ke Aceh selama tiga hari, sejak 25 hingga 27 Juli. Pada hari pertama, pihaknya sudah bertemu dengan pimpinan universitas se-Aceh serta Kopertis Wilayah 1 Aceh-Sumut.

Dalam kesempatan tersebut, Pembantu Rektor (PR) Bidang Akademik Unsyiah Syamsul Rizal meng…

MEUGANG ( MAKMEUGANG ATAU MAKMUEGANG )

Gambar
Makmeugang atau Makmuegang atau Meugang adalah salah satu tradisi yang ada dalam masyarakat Aceh yang telah ada sejak berabad yang lalu yaitu acara membeli daging, memasak daging dan menikmatinya bersama-sama baik dengan keluarga bahkan ada yang mengundang anak yatim untuk menikmati kebersamaan hari meugang ini.

Sejumlah warga memadati pusat pasar meugang tradisional Inpres Lhokseumawe, Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Selasa (10/8). Perayaaan meugang yang dilakukan tiga kali dalam setahun yakni meugang menghadapi bulan suci Ramadhan, meugang Hari Raya Idul Fitri dan meugang Idul Adha.(*rahmad/ant/z-Matanews)

Tradisi ini dilakukan tiga kali dalam setahun :

1. Menjelang bulan Puasa atau bulan Ramadhan
2. Menjelang Hari Raya Idul Fitri
3. Menjelang Hari Raya Idul Adha



Hari Makmuegang telah ada sejak berabad yang lalu dan biasanya dilakukan sehari sebelum bulan puasa,hari raya idul fitri dan hari raya idul adha, namun di zaman moderen ini bahkan hari makmeugang secara tidak langsung s…

Orang Kepercayaan Saiful Cagee Dikejar OTK

Yusnaidi alias Mirik mantan komandan pasukan GAM regu Singa Bate yang juga merupakan orang kepercayaan Saiful Husen alias Cage, Senin (25/7) sekitar pukul 10.00 WIB sempat diburu oleh Orang Tak Dikenal (OTK) dikawasan Uteun Gathom Peusangan Selatan.

Menurut pengakuan Mirik kepada The Globe Journal, saat itu dia hendak keluar menuju rumah orang tua Cage yang menggelar acara peringatan meninggalnya Cage di gampong Ule Jalan. Saat keluar dari simpang Geulanggang Labu, sekitar 15 meter, Mirik melihat sebuah mobil Avanza hitam dengan warna kaca yang hitam pula parkir mengarah ke selatan tepat di seberang jalan. Mirik berhenti untuk memastikan. Namun tiba-tiba kaca pintu belakang Avanza itu diturunkan, sesosok orang mengintip dari balik kaca.

Melihat gelagat tidak menguntungkan, Mirik kemudian menggeber Suzuki Trail yang dia kendarai kearah timur. Dengan cepat Avanza tersebut berbalik dan tidak lama sudah berada dibelakang Mirik. Mirik berusaha menggeber sepeda motor sekuatnya dengan niat he…

Kepala Almarhum Pon Cagee Dihargai 1 Milyar

Gambar
Sebelum menghembuskan nafas terakhir setelah ditembak oleh OTK sekitar jam 23.00 WIB di depan warung kopi Gurkha Matangglumpangdua, Saiful Husen alias Pn Cage sempat menelepon orang kepercayaannya yang bernama Yusnaidi alias Mirik. Kepada Mirik melalui hubungan telepon pada hari Jumat sekitar pukul 16.00 WIB (22/7) Cage mengatakan bahwa kepalanya sudah dihargai Rp 1 milyar. Hal ini dikatakan oleh Mirik kepada The Globe Journal, Senin siang (25/7).

Menurutnya menjelang Ashar Saiful menelpon dirinya dan mengatakan bahwa kepalanya sudah dibeli seharga 1 milyar. Selain itu dia juga mengingatkan Mirik agar tidak keluar sendiri, kalaupun keluar harus ajak kawan, sebab keadaan semakin tidak kondusif bagi Cage dan rekan-rekan.

"Bang Saiful sempat telepon dan mengatakan bahwa kalau kepalanya itu sudah dibeli seharga 1 milyar, selain itu abang juga mengingatkan saya agar jangan keluar kalau lagi sendiri. kalau mau keluar ajak teman," kata Mirik mengulang kalimat terakhir Cage yang dituj…

WAA Turut Berduka Meninggalnya Saiful “Cagee”

Gambar
World Achehnese Association (WAA) yang merupakan sebuah organisasi perkumpulan masyarakat Aceh di luar negeri, Denmark turut menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya saudara Saiful (Cage) 42 tahun yang pernah menjadi panglima GAM di Wilayah Batee Iliek, Bireuen.

WAA menerima kabar terbunuh Cage karena di tembak oleh orang yang belum diketahui identitasnya, penembakan yang terjadi di depan Warung Kopi (Warkop) Gurkha Matangglumpangdua, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, pada Jum’at (22/7) malam yang lalu.

Selain itu WAA, juga meminta kepada seluruh anggota GAM baik yang pernah aktif sebagai sipil GAM maupun tentara GAM, diharapkan untuk tidak mudah terpengaruh dan terprovokasi dengan ulah pembunuh yang di sebut masih dalam pengejaran pihak kepolisian tersebut, seperti tulis WAA dalam lansirannya kepada publik.

WAA melihat bahwa pembunuhan Saiful atau sering disapa dengan Cage ini merupakan proses transisi dan reintegrasi yang mengalami kemunduran dalam perdamaian Aceh, …

Kata Irwandi Tentang Penembakan Pon Cagee

Gambar
Meninggalnya mantan Ketua Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Batee Iliek Saiful Husein alias Cage yang ditembak orang yang belum terindentifikasi, pada Jumat (22/7) malam, menyebabkan duka besar bagi Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Inilah reaksi Irwandi terhadap penembakan Cage.



Menurut Irwandi, Cage adalah sahabat sejatinya. Di matanya, Cage adalah tentara GAM yang sangat mendukung proses perdamaian di Aceh. Dan di masa peperangan dulu, kata Irwandi, dia adalah prajurit tangguh, yang setia kepada atasan dan yang disegani oleh kawan maupun lawan. "Dia adalah sahabat sejati saya," ungkap Irwandi dalam acara peresmian kantor Pusat Jalur Partisipasi Masyarakat (JPM), Minggu (24/7) di Lampeuneurut, Aceh Besar.

Kata Irwandi, selain taat kepada atasan ketika konflik, Cage yang bernama asli Amiruddin Husen, juga tunduk kepada aturan yang berlaku dalam penandatanganan MOU di Helsinki. "Beliau adalah pendukung demokrasi sejati. Ketika ada upaya pembungkaman terhadap aspirasi dan demokrasi…

Pembunuhan Mantan Panglima GAM Wilayak Batee Iliek Sebuah Kemunduran

Gambar
World Achehnese Association (WAA) sebuah organisasi perkumpulan Masyarakat Aceh di luar negeri, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya Saiful (Pon Cage) yang juga merupakan mantan panglima GAM di Wilayah Batee Iliek, Bireuen.

Lokasi ceceran darah mantan Panglima III wilayah Batee Ilik Komite Peralihan Aceh (KPA) Pon Cage, ditutup dengan surat kabar bekas. Menurut informasi, Cage menghembuskan nafas terakhir di TKP dan jenazahnya sekarang sudah dikembalikan ke rumah duka di Peusangan Selatan. Foto direkam Jumat (22/7) sekitar pukul 23.48 WIB.(GRA)

Tarmizi Age yang akrab dipanggil Mukarram, Koordinator World Achehnese Association Kepada The Globe Jornal, Minggu (24/7) meminta kepada seluruh anggota GAM supaya tidak terpengaruh dengan ulah pembunuh,"Seluruh anggota GAM baik yang pernah aktif sebagai sipil GAM maupun tentara GAM, Kami meminta untuk tidak terpengaruh dan terprofokasi dengan ulah pembunuh yang di sebut masih dalam pengejaran pihak polisi,"pintanya.

WA…

Polisi Buat Sketsa Wajah Pelaku Penembakan Pon Cagee

Pihak aparat keamanan dari Polres Bireuen sudah membuat sketsa wajah pelaku penembakan Pon Cage berdasarkan kesaksian dan bukti-bukti yang dikumpulkan. Namun sketsa wajah tersebut belum final, sebab masih dibutuhkan berbagai informasi lain agar menjadi sempurna. Hal ini dikatakan oleh Kapolres Bireuen AKBP. HR. Dadik Junaidi yang dihubungi khusus oleh The Globe Journal, Minggu (24/7) sekitar pukul 16:30 WIB.

Kapolres menyebutkan pihaknya sudah memanggil 3 orang saksi yang berada di TKP saat peristiwa itu terjadi. Berdasarkan informasi dari para saksi itulah, pihak keamanan membuat sketsa wajah pelaku.

"Pihak kepolisian sudah membuat sketsa wajah pelaku sesuai dengan keterangan yang diberikan oleh para saksi. Namun karena masih terbatasnya informasi maka sketsa tersebut belum bisa menjawab siapa pelaku secara tepat sekali. Kita sekarang masih dalam tahap pendalaman informasi," Kata Kapolres Bireuen.

Dalam kesempatan ini Kapolres juga mengatakan bahwa sampai sekarang pihaknya bel…

KRONOLOGI TRAGEDI BERDARAH SIMPANG KKA

Gambar
Tanggal 3 Mei punya banyak makna bagi warga Aceh Utara, dan juga bagi masyarakat Aceh pada umumnya. Tanggal tersebut selain bermakna resistensi atau perlawanan rakyat melawan negara, juga sebuah kenangan buruk, betapa negara begitu semena-mena terhadap rakyatnya. Karenanya, saban tahun—meski tak rutin karena kondisi Aceh tak selalu kondusif untuk mengenang tragedi—warga Aceh Utara khususnya para korban tragedi Simpang KKA memperingatinya.



Sekedar merawat ingatan, Senin, 3 Mei 1999 atau sebelas tahun silam, banyak darah berceceran di sekitar simpang PT KKA. Jeritan dan tangisan para korban memecah telinga siapa saja yang pernah mendengar. Saat itu, harga peluru tentara begitu murahnya, karena bisa dihambur-hamburkan dengan sangat mudah. Setelah itu, puluhan mayat dan ratusan korban tergelatak, ada yang sudah kaku, banyak juga yang masih bernyawa sambil merintih, yang lainnya berlarian seperti dikejar air tsunami, mencari tempat yang bisa dijadikan tempat berlindung.



Saat tragedi itu, kor…

Busana Adat Gayo | bandatourism.blogspot.com

Gambar
Sukubangsa Gayo terletak di bagian tengah daerah propinsi Daerah Istimewa Aceh. Mereka pendukung suatu kebudayaan yakni kebudayaan Gayo. Kebudayaan ini masih bisa dilihat dalam tiga variasi, yakni variasi kebudayaan Gayo Lut, Gayo Deret (Gayo Luwes), dan Gayo Serbejadi. Dewasa ini jumlah keseluruhan pendukung kebudayaan ini diperkirakan sekitar 300 ribu jiwa.Di masa silam orang Gayo pernah mengenal bahasan busana dari kulit kayu nanit, hasil tenunan sendiri dari bahan kapas, dan bahan kain yang didatangkan dari luar daerah Gayo.
Periode pemakaian nanit sudah jauh dari ingatan orang sekarang, yang konon dipakai pada masa-masa sulit di zaman kolonial Belanda atau masa sebelumnya. Kegiatan bertenun pun sudah lama tak tampak dalam kehidupan mereka, kecuali pada masa pendudukan balatentara Jepang di mana kehidupan serba sulit. Busana yang diperkenalkan di sini dibatasi pada busana sub kelompok Gayo Lut yang berdiam di Kabupaten Aceh Tengah. Uraian tentang busana atau pakaian ini termasuk u…